Sabtu, 18 Oktober 2014

salah satu hasil karya clayku :)

kamu bisa liat juga nih di:
Facebook.com/karistaonlieshop
instagram: @karistaonlineshop
www.bukalapak.com/karistashop
atau invite pin: 7d0065c3





time to curhat :3

Hallo bloggers.. wah udah lama nih ngga nulis nulis di blog. Kliatan banget ada sarang labalaba di pojokan dan berdebu.hahah alay dikit boleh ya :p
Hari ini aku mau nulis pengalaman aku nih.. lama nggak curhat disini.
Ahir ahir ini aku lagi sibuk sama kerjaanku. Haha bukan jd pekerja kantoran sih, tapi buka usaha sendiri.. berawal liat di instagram  trus cari tau sama kakek google. Awalnya sempet nyesek karna butuh modal yg cukup besar buat bikin usaha itu. ya jadinya bingung deh mau usaha apa ~
Tapii jadi semangat nih garagara waktu itu aku sama sahabatku  jalanjalan di toko buku, iseng bukabuka bagian kerajinan tangan. Ternyata eh ternyata aku nemuin buku tentang tutorial pembuatan clay tepung,sabun dll!! Aaaaakk  gimana nggak seneng coba? Dengan modal yang sedikit dan modal seni aja harga jualnya tinggi loh :D
Soalnya yg aku liat di internet itu clay import. Ga kuat buat kantong mahasiswa. Hahaha.
Yaudah deh besoknya aku coba bikin tuh clay dr sabun.. ternyata gampang gampang susah juga.. makin kesini aku makin jualin hasil hasil clay ku, aku promotin tuh ke fanspage olshopku, ke temen temen, ke bbm juga. Lumayan penghasilannya, nambah nambah uang sangu.hehe yaa rasanya gimana sih punya penghasilan sendiri, udah gitu itu hasil karya kita, dan bener bener di kerjain pake tangan. Bangga lah pasti, ada rasa seneng tersendiri juga J
Malah penghasilan clay lebih besar dari penghasilan jualan baju.hehe lumayan lah disibukin dengan halhal yang nyenengin gini. Meskipun kadang tidur sampe tengah malem cuma buat nyelesein pesenan orang, yang lain udah tidur akunya masih sibuk.haha kadang juga malah mentingin nyelesein clay daripada nyelesein tugas dari dosen -__- tapi tenang, aku punya banyak temen temen yg baik yg bisa dimintain tolong :D haha maaf jangan ditiru, ini bukan adegan yg patut dipertontonkan =)) yaa habisnya bener bener capek sih, kalo aja punya waktu lebih pasti juga ngerjain sendiri. Alesan lain kenapa lebih mentingin pesenan clay? Karna melakukan hobi itu lebih menyenangkan ketimbang melakukan tugas yang kita enggak tau harus gimana ngadepinnya.wkwk lah percuma mau ngerjain pun belum install aplikasi, takut salah, modem lelet. Bahh buang buang waktu nggak sih?haha ampun kaka ><
Tapi ada positivenya juga sih disibukin sama pesenan, aku jadi makin fokus sama kuliah, kerjaan rumah dan jualan aja. Jadi belajar caranya atur waktu yg adil buat smuanya J
Nahh nanti aku upload ya sedikit dari hasil karyaku yg berhasil aku jual :D semoga kalian juga bisa nih punya karya sendiri, apapun itu J semangat!! ^^


Jumat, 04 Juli 2014

mereka yang berjuang walau kesakitan

Sesuatu yang dipersatukan Tuhan gak bisa dipisahin manusia. Seringkali kita menyebutnya jodoh. Ketika berlari tertuju ke arah yang sama, ketika mencoba untuk pergi, selalu kembali ke jalan yang sama. Katanya, jodoh punya bnyak kesamaan. Katanya jodoh berkaitan dengan hilangnya perbedaan. Dan katanya lagi, jodoh adalah soal memiliki seutuhnya. Jika itulah yang berarti jodoh, terus gimana mereka yang jelas-jelas berbeda?

Jatuh cinta menimbulkan banyak rasa juga tanya. Begitu mudah jatuh cinta, lalu memiliki. Ada yang gak sengaja ketemu, jadi sahabat trus saling sayang. Ada lagi yang gak pernah merencanakan apapun, tapi tiba-tiba jatuh cinta. Tapi semua itu terhalang karna perbedaan agama.

Pernah nggak kita ngeliat orang-orang yang saling cinta tapi berbeda? Seberapa besar perjuangan yang mereka lakukan hanya untuk merasakan jatuh cinta layaknya pasangan normal lainnya? Kadang mereka merasa terpojokan dengan perbedaan yang katanya sulit disatukan? Sesuatu yang sudah menjadi patokan dan gak bisa ditawar lagi. Mereka berbeda tapi masih berjuang, mereka temukan banyak luka tapi berusaha gak terlihat kesakitan.

Ketika yang lain sibuk dengan pasangan mereka tanpa pernah ngerti arti cinta itu sendiri, mereka sibuk berdoa meskipun di ucapkan dan dilakukan dengan cara yang berbeda. Segalanya terlewati dengan cara yang berbeda, apa salah mereka sama-sama mengenal Tuhan walaupun memanggilNya dengan paggilan yang berbeda?


Kalo Tuhan ingin sebuah penyatuan, kenapa dia ciptakan perbedaan? Apa gunanya cinta dan Bhinneka Tunggal Ika jika semua hanya abadi dalam ucapan bibir semata?

2 july'14

latepost..

aku cuma mau bilang, terimakasih sudah berusaha membahagiakanku hari ini. meskipun terlihat sesuatu yang berbeda. entah apa.. mungkin perasaanku saja.
hari itu aku berharap aku bisa merayakan ulangtahunku kembali tahun depan, bersamamu. hanya sebuah harap yang entah terkabulkan atau hanya sebuah impian.
terimakasih kamu masih menemani untuk kedua kalinya. semoga di umurku yang baru ini aku bisa belajar untuk lebih baik dari yang sudah-sudah. dan bisa belajar bersyukur atas yang Tuhan berikan.
terimakasih juga untuk teman-teman,mama papa dan adikku. terimakasih kalian masih menyayangi aku sampai sekarang..

Rabu, 18 Juni 2014

Tanpa Kabar Darimu

Sekarang aku harus membiarkan diri untuk bernapas tanpa perhatianmu. Aku mengawali hari, sambil menatap ponselku yang sepi tanpa kabar darimu. Aku mencoba menerima kenyataan ini, sebagai gadis yang bukan siapa-siapamu, aku tak bisa menutut banyak. Aku hanya bisa mencintaimu dari sini dan jika rindu, yang kulakukan hanya satu… membaca ulang pesan singkat kita.

pagi tadi, aku melawan panasnya udara untuk mengurus banyak hal yang tak pernah kutau. aku berkeliling dari bank mandiri hingga bca, dari ujung universitas A hingga universitas B. Sambil tetap berharap kau manyapaku barang sedetik saja, entah mengucap halo atau mengingatkan agar tidak telat makan, atau mungkin berkata rindu setelah beberapa hari kita tak bertemu.

Abaikan itu semua, sayang, kautau sejak awal aku adalah wanita yang tahan banting disakiti berkali-kali jika sudah terlalu mencintai. Namun, semakin lama, semakin kusadari, mencintaimu adalah ketololan yang harusnya tak kulanjutkan. Aku harusnya tak perlu seberlebian ini, tak perlu memimpikanmu agar memiliki perasaan yang sama. Tak perlu sayang. Lupakan gadis tolol yang masih umur belasan ini, lupakanlah bahwa kita pernah berada dalam keadaan baik-baik saja, lupakanlah semua kata cinta dan rindumu itu. Bualanmu yang harusnya tak kupercyai dari awal.

Aku terlalu meyakinkan diriku bahwa suatu saat  nanti kau adalah sosok yan akan membahagiakanku. Aku telah memimpikan banyak hal, kau akan membawakan matahari untukku dan mengusir semua mendung yang menutupi hariku. Kau akan bawa aku ke langit paling cerah, membawaku terbang, melihat betapa di kotaku ini masih ada bunga-bunga yang bisa membuat kita tersenyum. Kamu akan membawaku pulang ke hatimu dan kita membuat daftar mimpi baru untuk kita wujudkan bersama, namun aku salah, sayang, kamu tidak sehebat itu. Kamu tak cukup hebat untuk ku perjuangkan mati-matian.

Siang tadi, sepulang mengurus tugas-tugas yang menguras tenagaku, aku masih menatap ponsel berkali-kali, berharap itu kamu yang mungkin saja sama rindunya denganku. Sayang, kautau aku ini gadis yang senang marah-marah tapi dalam hati ini ada rindu yang ingin ikut meledak dalam amarah. Seperti janji-janji kita pada setiap percakapan telepon, suatu hari nanti, entah kapan Tuhanmu mau inginkan hal itu terjadi, kita pasti akan menemukan jawabannya dan jawaban itu adalah kamu. Tapi, aku tak tau kapan saat itu datang, aku tidak tau harus bersabar berapa lama lagi. Aku tak tau harus menunggumu sampai kapan lagi.

Jemari ini telah mencoba menyentuh hatimu yang dingin. Kaki ini telah tak sanggup lagi melangkah karena enggan kau bawa lari jauh-jauh lagi, aku takut di persimpangan jalan sana, kau akan meninggalkanku, mengejar tujuanmu sendiri tanpa kmenyertakan aku dalam langkahmu. Adakah kautau sayang, gadis yang selalu menunggumu pulang ini tak akan secerewet ini jika sehari saja kaukabari dia, kau sapa dia, kau beri sedikit cium meskipun cium itu masih berbentuk emoticon dan tulisan.

Aku sendiri kesepian, aku kehilangan senyumku, senyumku seakan-akan tergantung pada kehadiranmu. Kaujauh di sana kau juga lupa ada yang diam-diam mendoakanmu, menitikan air matanya, saat berkali-kali namamu tak absen dalam doanya.


Kamu jangan diemin aku ya.. aku kangen kamu, kangen kita, kangen semua. Tolong jangan pergi lagi..

Kamis, 18 Juli 2013

bisakah kamu bayangkan bagaimana rasanya aku?

kamu pernah menjadi bagian hari hariku. tawamu, kecupanmu, dan canda kita yang membuatku bahagia. perasaan ini sangat dalam. sehingga aku memilih untuk bertahan.
aku terlalu penasaran ketika mengetahui kehadiranmu mulai mengisi kekosongan hatiku. kebahagiaanku mulai hadir ketika kamu menyapaku lebih dulu lewat mention di twitter. semua begitu bahagia..... dulu.

tak mungkin kau tak memahami perjuanganku yang ku lakukan untukmu. kamu ingin tau rasanya seperti aku? dari awal, pertama kali kita berkenalan, aku hanya ingin melihatmu bahagia. senyummu adalah salah satu keteduhan yang paling ingin ku lihat setiap hari.. dulu, aku berharap menjadi salah satu sebab kau tersenyum setiap hari. tapi harapku terlalu tinggi. 

tapi semua berahir begitu saja tanpa kejujuran dengan apa yang sebenarnya terjadi.. tapi perjuanganku belum berhenti. aku coba untuk terus bersamamu. meski ini bodoh. tapi hanya ini yang ingin aku lakukan.

semua akan berahir seiring berjalannya waktu. aku membayangkan perasaanku suatu saat nanti akan hilang, aku memimpikan lukaku segera kering, dan tak ada lagi hal hal penyebabku menangis. namun sampai kapan aku harus terus mencoba? tidak mudah meyakinkan diriku untuk segera melupakanmu kemudian cari pengganti.

aku menulis ini ketika aku tidak sanggup lagi memahami kenyataan dan terus menangis. aku menulis ini ketika mulutku tak mampu lagi berkeluh. aku mengingatmu sebagai sosok yang pernah hadir. seandainya kau tau perasaanku dan bisa membaca keajaiban dalam perjuanganku. mungkin kamu akan berbalik arah dan memilihku sebagai tujuanmu. 

semoga kau tau, aku berjuang, untuk melupakanmu. aku memaksa diriku agar membencimu. setiap hari ketika kau abaikan aku. aku berusaha keras, setiap hari, menerima kenyataan yang begitu kelam.

bisakah kau bayangkan rasanya jadi orang yang setiap hari terluka hanya karna dia selalu memperjuangkan seseorang yang tidak memperjuangkannya? bisakah kau bayangkan rasanya jadi aku yang setiap hari merindukanmu tanpa ada balasan? bisakah kamu bayangkan rasanya jadi seseorang yang setiap hari menahan tangisnya agar tetap terlihat baikbaik saja? 

tentu saja kamu tidak bisa.

Rabu, 17 Juli 2013

tolong buat aku lupa.

aku tidak bisa melupakanmu... sunnguh! aku selalu ingat caramu menatap mataku. caramu mencuri perhatianku. matamu yang sipit, namun tetap terlihat mempesona dalam pandanganku. hal hal sesederhana itu seakan akan diciptakan untuk tidak di lupakan. tolong buat aku lupa, karna aku tak lagi temukan cara terbaik untuk menghilangkan kamu dari pikiranku. 

kamu dan aku berbeda, air dan api, dingin dan panas. tapi aku selalu ingat perkataanmu, "perbedaan agamapun tidak jd masalah asal kau tetap bersamaku" aku tersenyum ketika barisan kalimat itu kau kirimkan untukku. iya, seharusnya aku tak perlu sesenang itu. karna mungkin kamu menulisnya tanpa perasaan. hanya untuk merespon perkataanku saja.

kamu sangat sulit kutebak. kamu teka teki yang tak punya jawaban, juga banyak tafsiran. aku takut menerjemahkan isyarat isyarat yang kau tunjukan padaku. aku takut mengartikan kata kata manismu yang mungkin saja tak kau hanya katakan untukku. aku takut mempercayai perhatian sederhanamu yang kau perlihatkan secara terselubung. aku takut... tolong hentikan langkahku jika memang segalanya yang ku duga benar adalah hal yang salah di matamu. tolong kembalikan aku ke jalanku yang dulu, sebelum kamu datang ke kehidupanku.

ketahuilah, aku sedang berusaha melawan jutaan kamu yang mulai mengepul di otakku, seperti asap rokok yang megepul di udara.aku tak percaya aku melangkah sejauh ini. dan selama ini juga aku telah salah mempercayaimu. 

di antara rindu yang gagal ku ungkapkan, di dalam rasa sakit ini, tolong.. jangan pergi.

Selasa, 16 Juli 2013

jangan bilang sesuatu yang tidak bisa kamu tepati!

aku menulis ini bersama rasa sakit yang tidak benar benar kamu pahami. mengertikah kamu perjuanganku juga butuh kepedulianmu?

entah karna kau terlalu bodoh untuk menilai atau terlalu egois untuk memaklumi. aku mencoba sabar, aku mencoba menghadapimu. aku berusaha bertahan, aku berusaha mempertahankan yang seharusnya aku lepaskan.tapi kamu tetap saja tidak memahaminya. kamu masih begitu, masih mengobral janji, dengan tingkahmu yang tak berubah.

apakah kesabaran dan perjuangan yang ku lakukan benar benar tidak terlihat dimatamu? kau mengetahui segalanya kan? mengapa hanya diam dan membisu yang slalu ku dapati di tiap kebersamaan kita?

aku ketakutan dan kedinginan. kamu tidak pernah ada saat aku butuhkan. aku juga tak paham lagi. pantaskah kebersamaan kita terus aku perjuangkan? pantaskah sosokmu di perjuangkan? jika yang ku dapat pengabaian, ketidakpedulian dan kebohongan, bagian manakah yang bisa membahagiakan?

perlukah aku membandingkan kamu denga pria pria lain yang lebih pandai meluangkan waktu untukku, daripada sedikit waktu yang kau luangkan untukku? kamu tidak pernah peduli dengan sakitku, perihku dan sedihku. kau biarkan aku menyelesaikan segalanya sendirian. inikah wujud kepedulianmu yang kau ributkan denganku? mana kepedulianmu? mana kehadiranmu?? kosong!!

jangan bilang janji jika kamu tidak bisa menepatinya. juga jangan bilang rindu dan peduli jika itu hanya menenangkan aku.

Selasa, 11 Juni 2013

pernah?

pernah nggak kamu ngerasa  kamu sebenernya gak di inginkan?

atau banyak banget yang gak suka sama hubungan kamu?

lebih banyak yang mencibir kamu daripada suka sama hubungan kamu?

kalo jawabannya pernah berarti sama. iya, sama sama ngalamin..

langkah yang di tempuh itu bisa dengan instropeksi diri dulu, jadi paling nggak ya kita bisa tau kia layak nggak di gituin..

tapi sebenernya jawaban paling tepat untuk diri kita itu gak pernah datang dari diri kita sendiri. pasti semuanya datang dari orang yang mengenal kita. tapi lucunya, gak semua lucu kalo yang kasih komentar itu orang yang gak mengenal kita. 

terus harus gimana terhadap itu? ya secara teori sih gampang, gak usah di dengerin. tapi susah juga kan..

Minggu, 09 Juni 2013

sebulan itu..

september lalu..

aku masih merasakan udara yang sama. masih berdiam di tempat yang sama. tapi yang ku rasakan tak lagi sama. kesunyian ini bernama 'tanpamu'..

sebenarnya aku tak ingin semuanya berahir. saat semua terancang hebat dan sempurna.. saat perhatian kecil menjelma menjadi candu rindu yang menancapkan bahagia. tapi bukankah prediksi manusia selalu terbatas? aku tidak bisa menahan dan mengubah sesuatu yang mungkin memang harus terjadi. perpisahan harus terjadi, untuk pertemuan awal yang pasti akan memunculkan perasaan bahagia itu lagi.

tidak di pungkiri dan tak harus menyangkal diri, bahwa selama rentan waktu tanpamu, aku merasa ada yang hilang.ketika pagi kamu menyapaku dengan lembutnya. saat siang, kamu sekedar mengingatkanku untuk makan siang. saat malam, kamu menjerat pikiranku untuk berfokus pada suaramu yang mengalun lembut. dan aku rindu semua hal yang bisa kita lalui hingga tak terasa waktu terlalu cepat saat kita melaluinya bersama..

dan saat perpisahan itu tiba. sesuatu yang selalu kita benci kedatangannya tapi harus selalu kita lewati tanpa kita tau kapan itu tetrjadi. dengan segala ketidaksiapan yang menggerogotiku, aku tetap harus melepaskanmu. kita berbeda dan tak harus berjalan beriringan.

semua begitu cepat. sapa manjamu, tawamu, cerita lugumu, dan segala hal yang membuatk otakku penuh tentangmu. dan aku harus membuang semua dari memori otakku agar kamu tak lagi mengendap endap masuk ke dalam hatiku, lalu membuat kenangan itu menjadi nyata dan kembali menjadi realita.
hingga hampir sebulan berlalu, aku tetap tidak bisa menghapusmu dari memori otakku..

dan tetap saja kau masih menempel kuat dalalm otakku. hingga ahirnya Tuhan mempersatukan kita lagi. dan mulai saat itu kita menjaga hubungan ini sampai saat ini. ya.. hampir 10bulan :')
percayalah, bahwa perpisahan tidak membaikkan hidupmu dan hidupku. percayalah bahwa pertemuan kita tidak sia sia.. aku banyak belajar darimu dan aku berharap kau juga mengambil pelajaran dari pertemuan ini..

sapa lembutmu..

sapa lembutmu mengalir maya dalam jejaring sosial itu. aku tidak mengerti, dengan hal sederhana kau bisa membuatku begitu menyukai kehadiranmu. aku suka saat saat kita bisa meluangkan waktu sekedar untuk bercerita. bercerita tentang aku dan kamu yang kini menjadi kita.
bagaimana mungkin dengan cara sederhana itu kau bisa membuatku jatuh cinta? 

Jumat, 07 Juni 2013

kita yang berbeda tapi sama sama merindukan..

tasbih erat dalam genggamanku, rosario terselip di jemarimu.
al-qur'an di tanganku, alkitab di tanganmu. merapal doa yang sama dengar bulir air mata..

aku bersujud, kamu melipat tangan. air mata mengalir melewati bibir.. bulir air yang di sebabkan cinta.
semoga tangis ini bukan karna menangisi kesalahan kita. semoga ini hanya tangis kerinduan.

lalu.. kita saling mengadah, berusaha mencari-cari Tuhan di langit kamar. ada rasa sesak yang menjalar, rasa takut yang mengakar.

sebenarnya.. apa salahku dan salahmu? apa salah kita? hingga untuk jatuh cintapun terasa begitu menyakitkan dan menyedihkan..

terlalu berharap banyak

aku menjadi takut kehilangan kamu. siksaan datang bertubi-tubi ketika tubuhmu tidak ada di sampingku. kamu seperti mengendalikan otak dan hatiku, ada sebab yang ku mengerti. aku sulit jauh darimu, aku membutuhkanmu seperti aku membutuhkan udara. nafasku akan tercekat jika sosokmu hilang dari pandangan mata. salahkan jika aku menomorsatukan dirimu?

tapi..  entah mengapa sikapmu tidak seperi sikapku. perhatianmu tak sedalam  perhatianku. adakah kesalahan antara aku dan kamu? apakah kamu tak merasakan apa yang aku rasakan?

mungkin kamu belum terlalu paham dengan perasaanku. karna kamu tak pernah sibuk memikirkanku. berdosakah jika aku seringkali menjatuhkan air mata untukmu? 

janjimu terlalu banyak, hingga aku lupa menghitung mana saja yang belum kamu tepati. begitu sering kamu menyakiti, tapi ku maafkan lagi berkali-kali. lihatlah aku yang hanya terdiam membisu. pandanglah aku yang mencintaimu dengan tulus. seberapa pentingkah aku? 

mungkin... semua memang salahku. yang menganggap semuanya sesuai keinginanku. yang bermimpi selamanya bersamamu. salahkah jika perasaanku bertumbuh melebihi batas kewajaran? aku mencintaimu sebagai seseorang yang begitu bernilai dalam hidupku.

aku tidak mengerti semua akan seperti harapanku atau jauh dari harapanku. mungkin, aku memang aku yang terlalu berharap banyak. akulah yang bodoh! aku yang salah!

awalnya..

awalnya perasaan biasa saja yang tak begitu ku pedulikan. tapi ternyata aku salah, aku malah mulai terbiasa dan nyaman denganmu dan ahirnya berkembang menjadi rasa takut kehilangan yang sulit ku hindari. semua berjalan seperti biasa dan aku semakin menikmati kedekatan kita. yang baru berjalan hampir sebulan.

aku tak pernah takut untuk mencoba mencintaimu. layaknya air laut yang mengikuti lekuk gelombangnya, seperti itulah aku membbiarkan rasa cintaku terus mengalir tanpa kendali.percakapan setiap malam yang kau selipkan lewat pesan singkat mampu menyeretku ke perasaan yang dulu sangat aku hindari; cinta. kamu membuka mataku dengan tindakanmu yang ajaib sampai aku tak lagi paham alasan yang harus ku jelaskan; mengapa aku begitu menggilaimu.

aku mulai mencicipi hidup yang menyenangkan bersamamu. aku sanggup mengisi hari-harimu dengan kebahagiaan baru. tapi aku merasa sudah mulai memahami bahwa kita... berbeda. kau biarkan aku mengejar mimpi itu dan aku tidak tau sampai kapan aku bisa menggapainya. kebahagiaan yang kau jelaskan secara padaku; kini buram.

kita tau bahwa kita saling mencintai. kita juga tau kalau kita saling berjuang. tidak mungkin hatimu begitu buta melihat perjuanganku sampai sekarang meskipun  terkadang bertingkah aku seperti anak kecil. 
langkahku terus mencoba menggapaimu, jemariku merasa menggenggam tanganmu; namun,semua tersa hambar.

salling mencintai namun kami berbeda..

kami berjuang di antara cibiran orang-orang yang tidak mengerti. kami berjuang untuk meyakinkan semua orang bahwa kami bahagia. kami bukan penjahat yang patut di kucilkan. kami hanya saling mencintai namun kami berbeda, 
kami pun tak mengerti apa yang salah atas semua ini, bukankah Tuhan menganugrahkan cinta untuk di jaga dan pelihara?
cobalah untuk merasakan apa yang kami rasakan..jangan hanya mencela,menghina bahkan berusaha memisahkan.

jangan pernah takut memperjuangkan cintamu. karna kebahagiaan dirimu hanya kamu yang tau :')